GSP - High Tech Saws
Manufaktur gergaji dan pisau


video promo - gergaji pisau GSP Zborovice

GSP
WORLDWIDE

Konsultasi Perkakas

Konsultasi Perkakas

Tepi kasar lebih sedikit - Hasil pemotongan lebih baik - Biayanya murah per kali potongan - Pemotongan dengan presisi lebih tinggi - tersedia dengan bermacam-macam lapisan  - PERKAKAS INI BISA DIGERINDA ULANG BERKALI-KALI 

Petunjuk bantuan untuk Pengguna Gergaji

  • peralatan keselamatan yang sesuai.
  • Selalu pakai kacamata pelindung keselamatan dan lain-lainnya
  • Selalu gunakan gergaji yang benar untuk setiap kali pemakaian.
  • Gergaji harus tetap tajam. Gergaji yang tumpul tidak bisa memotong rapi dan rata... dan ada kemungkinan bisa mematahkan mata gergajinya.
  • Pakai mata gergaji dengan menggunakan alat setel di samping untuk memperoleh diameter maksimum.
  • Alat setel di samping harus tidak ada kotoran atau bahan tidak dikenal ketika merakit.
  • Patikan selalu mur arbor sudah dikencangkan dengan benar.
  • Lubang arbor yang besar dapat memberikan kekakuan yang lebih besar dan besarnya defleksi sedikit mungkin.
  • Gunakan kecepatan dan pengumpanan yang tepat pada bahan yang akan dikerjakan dengan mesin.
  • Benda kerja yang akan dipotong harus tetap kaku dan dipasang pada tempatnya pada posisi yang benar.
  • Asah kembali gergaji secara teratur untuk mendapatkan pembuangan geram yang diinginkan dan hasil pemotongan bisa sama.
  • Jangan hentikan gergaji dan lakukan start kembali selama jalannya pemotongan.

MUTU BAJA

DMo5 - DIN 1.3343 - JIS SKH51 - BAJA MOLIBDENUM TUNGSTEN Kecepatan tinggi M2. Baja tersebut adalah benar-benar paduan baja kecepatan tinggi yang mengandung wolfram, vanadium and molibdenum. Gergaji bundar punya karakteristik mekanis sangat baik dan kekuatan yang prima untuk elemen paduannya. Dengan struktur martensit yang sangat halus, maka formasinya dapat dijamin dengan adanya kandungan 5% molibdenum, sehingga membuat mata gergaji tahan terhadap adanya gangguan dan kelelahan bahan. Kandungan wolfram tidak hanya membentuk karbid yang sangat keras dan memperbaiki kekuatan mata gergaji, namun dari semuanya di atas menjaga butir-butiran baja bisa tumbuh dengan baik. Selain itu dapat meningkatkan tahanan terhadap proses pengrusakan erosi terutama selama suhu potong yang besar. Mirip dengan elemen yang disebutkan di atas, maka vanadium ikut juga berperan dalam peningkatan karakteristik mekanis.

Vanadium dapat mermbuat butir-butiran yang halus, berperan pula pada peningkatan karbid menjadi keras, dan menaikkan tahanan instrumen terhadap pengrusakan erosi. Untuk matagergaji berperforma tinggi. Dikeraskan dan ditemper menjadi 64 +/- 1 EMo5Co5 - DIN 1.3243 - J1S SKH55 - baja bantalan KOBALT MOLIBDENUM TUNGSTEN M35. Baja tersebut adalah benar-benar paduan baja kecepatan tinggi yang mengandung wolfram, molibdenum dan kobalt. Dari baja HSS/Dmo5 yang disebutkan di atas terdapat perbedaan kandungan 5% kobalt yang menjaga butir-butiran bahan bisa tumbuh dengan baik selama suhu pemotongan yang tinggi dan dapat memperbaiki pengoperasian pemotongan. Karakteristik ini merupakan syarat mutlak untuk mendapatkan pemotongan bahan keras yang efisien seperti stainless steel atau baja dengan kekuatan yang besar. Mata gergaji berperforma tinggi khusus. Dikeraskan dan ditemper menjadi 65 +/- 1

PERAWATAN PERMUKAAN VAPO

VAPO adalah proses oksidasi yang dikendalikan sehingga dapat menghasilkan lapisan oksida besi (Fe3O4) pada permukaan mata gergaji. Mata gergaji ini adalah suatu modifikasi permukaan yang dilakukan oleh oksidasi CO2 saat dibuat gergaji bundar dengan dibiarkan ditemper dengan uap yang sangat panas pada cca 550°C. Dengan demikian, dapat membuat lapisan permukaan menjadi sangat halus dengan kekerasan sebesar 900 HV. Karena tekanan yang dikeluarkan gergaji bundar disempurnakan oleh modifikasi ini maka akan mendapatkan elastisitas lebih baik yang dapat menghindari kemungkinan bisa patah. Mikroporositas (keadaan berlubang-lubang kecil) muncul pada permukaan yang memungkinkan penyebaran air cairan pendingin menjadi lebih baik.

Dengan begitu akan menaikkan kemampuan untuk melumas dengan sendirinya dan dapat meningkatkan cukup besar tahanannya untuk "mengambil". Slipslide adalah perawatan permukaan sangat murah yang cocok untuk pekerjaan pemotongan pada umumnya. Namun ada pengecualian yaitu pemotongan pada aluminium, tembaga, kuningan dan paduannya. Karakteristik tekniknya, yaitu: Kekerasan Permukaan: 900 HV; Koefisien gesek: 0.65;

Physical Vapour Deposition COATINGS  PVD

TiN Titanium Nitride (GOLDSKIN):

Gergaji bundar dilapisi dengan TiN (nitrida titanium) yang dapat mencapai microhardness permukaan sangat tinggi memungkinkan penggunaan pada bahan dengan ketajaman mekanis yang tinggi. Maka dari itu sangat sesuai untuk memotong baja keras dan campuran logam sedang-sedang saja. Karakteristik lapisan ini memungkinkan kecepatan gigi dtingkatkan dan laju pengumpanan hampir 50 % dan dapat sangat mempersingkat waktu siklus kerja. Lapisan ini dengan titanium setebal 3 mikron maka akan didapatkan suhu proses kira-kira 490°C. Lapisan ini dapat memberikan jaminan dengan koefisien gesek 0,47 dan suhu oksidasi 640°C. Kekerasan lapisan yang dilapisi dapat mencapai 2.480 Vickers (HV 0,05). Konduktifitas termalnya rendah yang dapat memberikan pelindung panas handal pada bagian-bagian lapisan. Pelindung panas ini adalah suatu lapisan yang sesuai untuk memotong baja paduan rendah dan harus selalu digunakan dengan banyak pelumas. Tetapi tidak cocok untuk memotong tembaga, kuningan atau perunggu.

TiCN Titanium Carbo Nitride (SPEEDSKIN):

Lapisan PVD dengan koefisien gesek sangat rendah pada baja. Lapisan ini memungkinkan dapat memperoleh pemotongan yang sangat bersih dan dapat menghindari mendinginnya permukaan meskipun pada kecepatan potong gigi yang tinggi dan mengubah bahan tersebut sebagai baja, tembaga dan kuningan sangat keras, pemotongannya seringkali membuat mendinginnya permukaan. Lapisan tersebut memungkinkan kecepatan gigi ditingkatkan dan kecepatan pengumpanan hampir 100% jika seandainya parameter tersebut untuk gergaji bundar setengah jadi

TiAIN Titanium Aluminium Nitride (BLACKSKIN):

Lapisan ini cocok untuk pemisahan bahan pada kekuatan daya tarik tinggi, stainless steel dan bahan dengan tahanan terhadap pengrusakan erosi, seperti besi cor dan kuningan. Karakteristik primanya yaitu tahan pada suhu kerja tinggi sehingga sesuai untuk digunakan pada pemotongan kering atau pada pemotongan dengan pendinginan tidak cukup. Lagi pula, akan sangat cocok untuk kecepatan gigi yang tinggi. Lapisan dengan banyak lapisan ini setebal 3 mikron. Plasmanya didapatkan dari peleburan katoda titanium/aluminium. Penambahan gas mulia selama proses dan energi dimana molekulnya dibebani memungkinkan permukaannya jadi bermasalah, dan dengan demikian didapatkan sifat pelapisan sangat baik yang dapat menjamin tahanan termal tinggi terhadap bagian-bagian lapisan; dan bisa didapatkan suhu oksidasi sebesar 800°C yang dapat menghasilkan kekerasan permukaan sebesar 3.400 Vickers (HV 0,05). Koefisien geseknya adalah 0,45 dan oleh karenanya gergaji bundar bisa digunakan dengan hasil yang sangat baik meskipun dalam kondisi pelumasan terbatas atau hanya sedikit dan sulit diterima. Lapisan ini terutama cocok untuk baja paduan tinggi hingga 1100 N/mm2, untuk memotong besi cor, stainless steel dan semua bahan yang menghasilkan panas tinggi.

CRN Chrome Nitride (GRAYSKIN):

Koefisien gesek yang sangat rendah dapat membuat mata gergaji bundar dengan pelapisan GRAYSKIN sangat sesuai untuk pemotongan bahan yang punya sifat besar untuk macet pada bagian samping perkakas yaitu pada kuningan, tembaga dan paduan aluminium. Kemungkinan manfaat lain pada lapisan perkakas ini yaitu lapisannya bisa lebih kuat mulai ketebalan 2,5 mikron sampai tebal 7µm. Lapisan ini dengan memakai plasma pada titanium dan karbon yang dapat menaikkan kekerasan menjadi 3.000 Vickers (HV 0,05). Koefisien gesek 0,22 sangat rendah karena adanya kandungan karbon tinggi. Dengan demikian dapat membuatnya sangat sesuai untuk memotong bahan sangat abrasif seperti stainless steel dan baja paduan menengah dengan kekerasan hingga 800 N/mm2. Dengan koefisein gesek rendah dapat amat memperkecil potongan geram yang dihasilkan pada pemotongan di bagian pinggir dan di bagian luar cakram. Lapisan ini punya suhu okdidasi sebesar 400°C dan harus selalu menggunakan banyak minyak pelumas selama proses pemotongannya.

Bentuk gigi A
biasanya digunakan untuk gigi halus (< T3) pada pemotongan seperti paduan kunigan, intan permata dan pembuatan celah sekrup.
Bentuk gigi B
biasanya digunakan untuk pipa kecil dengan tebal yang tipis dan memotong bentuk struktur terutama bila pada pembuangan geram tidak ada kesulitan.
Bentuk gigi AW ,
tidak seperti jenis A, dengan dibuat berkerucut, maka dapat mengoptimalkan untuk menghancurkan geram. Akan cocok terutama untuk melakukan pemotongan dengan presisi.

 

Bentuk gigi BW
terutama digunakan untuk memotong pipa dan potongan-potongan. Gigi ini dibuat kerucut dengan sudut 45°, bisa mematahkan geram menjadi dua dan dapat dijamin pengambilan geram bisa dilakukan dengan baik.
Bentuk gigi C
digunakan untuk potongan pejal atau pipa kecil sangat tebal. Geram ini bisa dihancurkan menjadi tiga bagian karena adanya gigi penghalus tanpa camfer dan gigi pemotongan awal (panjang lebih dari 0,25 mm) dengan dua camfer pada setiap sisinya.
Bentuk gigi BR
telah berhasil diperkenalkan untuk memotong pipa kecil. Bentuk gigi ini punya sejumlah pinggiran pemotongan ganda dan dan dapat memberikan jaminan jumlah pemotongan yang tinggi dan penghalusannya lebih baik. Bentuk gigi ini dapat juga meningkatkan daya tahan perkakas sebesar kira-kira 20% karena bisa memperkecil potongan yang dikeluarkan per setiap kali mengasah gigi.
Bentuk gigi VP ,
pit dapat dirubah, digunakan untuk memotong potongan sangat tidak teratur yang menyebabkan getaran dan bising yang tinggi. Bentuk gigi ini menjamin kontak yang lebih lembut dan lamanya pemotongan dan getaran yang ada bisa dikurangi.

KECEPATAN PEMOTONGAN DAN LAJU MENGUMPAN. Untuk mendapatkan parameter kerja yang tepat untuk setiap kali pemakaian, pengguna biasanya harus melakukan sejumlah pengecekan perbandingan dengan teliti. Faktor ini harus benar-benar diperhatikan (bahan, mesin, perkakas dll.) yang langsung dapat menentukan hasilnya. Para insinyur kami memberikan perhatian pada keperluan pelanggan, dan telah membuat perangkat lunak sangat canggih yang dapat menganalisa semua data ini secara bersamaan dan memungkinkan kami amat mempersingkat waktu pengoptimalan selama macam-macam pekerjaan memotong dilakukan. Para insinyur kami bisa memberi saran parameter pemotongan yang terbaik untuk setiap kali pemotongan yang dilakukan. Rumus dan grafik berikut ini dapat menunjukkan cara menghitung kecepatan potong, besarnya rpm dan laju pemberian umpan.

V = Kecepatan potong (mt/1')
D1 = Diameter mata gergaji (mm)
Av = Laju umpan (mm/1')
Avz = Laju umpan per gigi (mm/Z)
Z = Jumlah gigi
Rpm = Banyaknya putaran / menit (rpm)

Rumus:
Rpm V x 1000
-------------------
D1 x 3,14

Av = Avz x Z x rpm

PILIHAN PIT DAN LAJU UMPAN

Setelah bahan dan potongan yang akan dipotong ditentukan, maka pit tersebut harus juga ditetapkan. Pit yang benar akan menghindari getaran berbahaya dan dapat menjamin pengambilan geram bisa setepat mungkin. Data berikut ini adalah secara kira-kira. Para insinyur kami bisa memberi nasehat mengenai pit yang paling sesuai untuk setiap pemotongan untuk melakukan pemotongan yang spesifik (pemotongan stasioner, pemotongan dapat disetel dan melakukan pemindahan) dan bahan yang akan dipotong.

Bahan V (mt/1') AVZ (mm/Z)
Baja < 500 N/mm (C10, C15, St37, St44) 30-40 0,04-0,08
Baja < 800 N/mm (C40, C60, 15Cr3, 16MnCr5, 26CrMo4) 25-35 0,03-0,07
Baja < 1200 N/mm (38NCD4, 14NiCr14, 40CrMnMo7) 15-25 0,02-0,06
Stainless steel 15-25 0,02-0,06
Besi cor 20-30 0,03-0,05
Titanium 12-15 0,02-0,05
Kuningan 400-600 0,05-0,07
Tembaga 200-400 0,05-0,07
Perunggu 200-400 0,05-0,07
Aluminium 500-700 0,06-0,08

BENTUK PIPA DAN STRUKTUR

d d T s T
≤ 20 mm ≤ 1,0 mm 3 > 1 mm 4
≤ 30 mm ≤ 1,5 mm 5 > 1,5 mm 5,5
≤ 40 mm ≤ 2,0 mm 6 > 2 mm 7
≤ 50 mm ≤ 4,0 mm 6 > 4 mm 7
≤ 60 mm ≤ 4,0 mm 7 > 4 mm 8
≤ 70 mm ≤ 3,0 mm 7 > 3 mm 8
≤ 80 mm ≤ 4,0 mm 8 > 4 mm 10
≤ 90 mm ≤ 4,0 mm 8 > 4 mm 10
≤ 100 mm ≤ 7,0 mm 10 > 7 mm 12
≤ 120 mm ≤ 5,0 mm 10 > 5 mm 12
≤ 140 mm ≤ 4,0 mm 10 > 4 mm 12

 

 

 

Avz < 0,08 mm/Z Avz > 0,08 mm/Z
≤ 20 mm 5,5  
≤ 30 mm 7  
≤ 40 mm 8  
≤ 50 mm 9  
≤ 60 mm 10 12
≤ 70 mm 11 12
≤ 80 mm 12 14
≤ 90 mm 12 14
≤ 100 mm 14 16
≤ 120 mm 14 16
≤ 140 mm 16 18

PARAMETER KERJA DIANJURKAN

Pada bagan berikut ini kami telah memberikan sorotan terpenting parameter kerja (kecepatan potong dan laju umpan) yang disarankan oleh para insinyur kami ketika memotong bahan atau pipa pejal.

  BAJA ≤ 500 N/mm2 INOX BAJA ≤ 800 N/mm2 INOX BAJA ≤ 1200 N/mm2 INOX
D1 350 x 2,5
v = 75 m/min. v = 50 m/min. v = 35 m/min. v = 25 m/min. v = 18 m/min. v = 12 m/min.
Avz = 0,06 mm/Z Avz = 0,06 mm/Z Avz = 0,06 mm/Z
T Z Av = mm/min Av = mm/min Av = mm/min Av = mm/min Av = mm/min Av = mm/min
3 350 1428 - 670   290 190
4 280 1140 765 535 380 230 150
5 220 600 600 420 300 180 120
6 180 735 490 345 245 147 98
7 160 650 435 305 220 130 87
8 140 570 380 265 190 115 75
9 120 490 330 230 165 100 65
10 110 450 330 210 150 90 60
12 90 365 245 170 120 74 50
14 80 325 220 150 110 66 45
16 70 285 190   95 57 38
18 60 - 165   80 50 33

 

  KUNINGAN PERUNGGU / TEMBAGA ALUMINIUM
D1 350 x 2,5
v = 600 m/min. v = 400 m/min. v = 400 m/min. v = 200 m/min. v = 800 m/min. v = 500 m/min.
Avz = 0,06 mm/Z Avz = 0,06 mm/Z Avz = 0,06 mm/Z
T Z Av = mm/min Av = mm/min Av = mm/min Av = mm/min Av = mm/min Av = mm/min
3 350 9100   6000   13300  
4 280 7300   4800   10600  
5 220 6100 4000 4000 2000 8350 5940
6 180 4800 3200 3200 1600 6840 4860
7 160 4200 2800 2800 1400 6080 4320
8 140 3600 2400 2400 1200 5320 3780
9 120 3300 2200 2200 1100 4560 3240
10 110 3000 2000 2000 1000 4180 2970
12 90 2400 1600 1600 800 3420 2430
14 80 1400   700     2160
16 70 1200   600     1890
18 60 1100   550     1620

 

Kecepatan potong (Vt) dinyatakan dalam putaran per menit dan dan menyatakan kecepatan gigi terhadap potongan yang akan dipotong; kecepatan potong tidak berpengaruh langsung dengan waktu potong.
Kecepatan potong (rpm) dinyatakan dalam putaran per menit dan menyatakan kecepatan rotasi cakram di sekitar sumbunya; kecepatan ini bisa ditetapkan dengan penghitung putaran atau bisa diperoleh dengan rumus berikut ini.
Laju umpan (Av) dinyatakan dalam milimeter per menit dan menyatakan kecepatan pemberian umpan pada gergaji saat mematahkan potongan yang sedang dipotongnya. Gambar ini berbanding langsung dengan waktu potong: dengan laju umpan yang lebih tinggi, maka waktu kontaknya akan lebih singkat.

KONVERSI MM/INCI

MM INCI MM INCI MM INCI MM INCI
.1 .0039 20 .7872 48 1.8898 76 2.9921
.2 .0079 21 .8268 49 1.9291 77 3.0315
.3 .0118 22 .8661 50 1.9685 78 3.0709
.4 .0157 23 .9055 51 2.0079 79 3.1102
.5 .0197 24 .9449 52 2.0472 80 3.1496
.6 .0236 25 .9843 53 2.0866 81 3.1890
.7 .0276 26 1.0236 54 2.1260 82 3.2284
.8 .0315 27 1.0630 55 2.1654 83 3.2677
.9 .0354 28 1.1024 56 2.2047 84 3.3071
1 .0394 29 1.1417 57 2.2441 85 3.3465
2 .0787 30 1.1811 58 2.2835 86 3.3858
3 .1181 31 1.2205 59 2.3228 87 3.4252
4 .1575 32 1.2598 60 2.3622 88 3.4646
5 .1969 33 1.2992 61 2.4016 89 3.5039
6 .2362 34 1.3386 62 2.4410 90 3.5433
7 .2756 35 1.3780 63 2.4803 91 3.5827
8 .3150 36 1.4173 64 2.5197 92 3.6221
9 .3543 37 1.4567 65 2.5591 93 3.6614
10 .3937 38 1.4961 66 2.5984 94 3.7008
11 .4331 39 1.5354 67 2.6378 95 3.7402
12 .4724 40 1.5748 68 2.6772 96 3.7795
13 .5118 41 1.6142 69 2.7165 97 3.8189
14 .5512 42 1.6535 70 2.7559 98 3.8583
15 .5906 43 1.6929 71 2.7953 99 3.8976
16 .6299 44 1.7323 72 2.8347 100 3.9370
17 .6693 45 1.7717 73 2.8740    
18 .7087 46 1.8110 74 2.9134    
19 .7480 47 1.8504 75 2.9528    

ALUR PASAK STANDAR UNTUK GERGAJI

LUBANG GERGAJI DALAM INCI UKURAN NOMINAL (PERSEGI) INCI LEBAR (C) DIAMETER KEDALAMAN PLUS (D) KEDALAMAN NOMINAL (H) RADIUS SUDUT
MAKS MIN MAKS MIN
1/2" 3/32" .106" .099" .5678" .5578" 3/64" .020"
5/8 1/8 .137 .130 .7085 .6985 1/16 1/32
3/4 1/8 .137 .130 .8325 .8225 1/16 1/32
7/8 1/8 .137 .130 .9575 .9475 1/16 1/32
1 1/4 .262 .255 1.1140 1.1040 3/32 3/64
1 1/4 5/16 .325 .318 1.3950 1.3850 1/8 1/16
1 1/2 3/8 .410 .385 1.6760 1.6660 5/32 1/16
1 3/4 7/16 .473 .448 1.9580 1.9480 3/16 1/16
2 1/2 .535 .510 2.2080 2.1980 3/16 1/16
2 1/2 5/8 .660 .635 2.7430 2.7330 7/32 1/16
3 3/4 .785 .760 3.2750 3.2650 1/4 3/32
3 1/2 7/8 .910 .885 3.9000 3.8900 3/8 3/32
4 1 1.035 1.011 4.4000 4.3900 3/8 3/32
4 1/2 1 1/8 1.160 1.135 4.9630 4.9530 7/16 1/8
5 1 1/4 1.285 1.260 5.5250 5.5150 1/2 1/8

MATA GERGAJI KHUSUS THURSTON

Bahan

baja kecepatan tinggi biasanya yang tersedia adalah M-2, M-42, D- 2, T-15 dan stainless steel 440C. Selain itu, baja khusus lain bisa diberikan harganya bila diminta.

Diameter

produk gergaji bundar atau mata gergaji tertentu yaitu antara 1/2" sampai 10". Ukuran metrik juga tersedia dalam kisaran ini.

Ketebalan

tebal yang paling rendah yaitu 0,003 pada model tertentu. Toleransi dimensi paling rendah adalah + atau - 0,0001 bergantung pada diameter luar dan ketebalan.

Tooth Pitch

mesin gerinda canggih dapat memberikan kepada kami kesanggupan mensuplai mata gergaji antara 50 dengan 2.2 TPI (gigi per inci) dengan bentuk gigi dasar. Mata gergaji dengan pit kasar lebih dari 2.2 TPI bisa diberikan dengan bentuk gigi difrais.

Model Gigi

model gigi tertera di bawah agar Anda bisa leluasa memilihnya. Harap cek dengan memberikan konfirmasi agar kami bisa memproduksi model gigi yang diinginkan dengan jenis produk bundar yang diminta.

Petunjuk Pemberian Daftar Harga dan Pemesanan Mata Gergaji Khusus

ketika meminta daftar harga atau pemesanan mata gergaji khusus, harap berikan keterangan berikut ini, yaitu:

  • a. jumlah yang diperlukan
  • b. diameter gergaji
  • c. lebar gergaji
  • d. diameter lubang arbor
  • e. dimensi alur pasak
  • f. banyaknya gigi
  • g. desain gigi khusus*

* Mata gergaji akan dilengkapi dengan desain gigi standar jika tidak ditentukan lain. GSP – High Tech Saws, s.r.o. mensuplai baja kecepatan tinggi dasar secara teratur setengah jadi untuk pabrik yang memilih memasang gigi miliknya. GSP – High Tech Saws, s.r.o. dengan senang hati menerima permintaan pabrik gergaji lain untuk produk tertentu yang kami produksi.

Teeth number + Toof form we recommend for cutting profiles and pipes

Teeth number + Toof form we recommend for cutting profiles and pipes

Profiles

 

Teeth number + Toof form we recommend for cutting solid material

Teeth number + Toof form we recommend for cutting solid material

Solid material

 

Cutting Speed for Solid Carbide Saw Blades

Materials Cooling liquids Cutting speed
Vc = m/min
Feed per tooth
fz = mm/Z
Steel up to 500 N/mm² Emulsion 1:20 100 - 80 0,010 - 0,030
Steel up to 800 N/mm² Emulsion 1:15 50 - 90 0,007 - 0,025
Steel up to 1300 N/mm² Emulsion 1:12 30 - 50 0,005 - 0,020
Stainless steels Emulsion 1:10 30 - 70 0,005 - 0,015
Alloyed tool steels Emulsion 1:10 15 - 40 0,005 - 0,012
Titanium alloys Cutting oil 35 - 55 0,003 - 0,008
Cast irons Dry cutting 30 - 90 0,005 - 0,010
Copper Emulsion or spray cooling 200 - 500 0,020 - 0,040
Brass Emulsion or spray cooling 300 - 500 0,010 - 0,040
Aluminium Emulsion or spray cooling 400 - 2000 0,010 - 0,040

The data recommended in this table are intended only as a guide.

Recommended velocity (round per minute)
  Stainless steel Cast iron or Steel over 1000 N/mm2 Steel 550-800 N/mm2 Ebonite, Welded pipes or Steel 450-500 N/mm2 Non welded pipes Cooper Messing Aluminium

Diameter of saw blade

rpm rpm rpm rpm rpm rpm rpm rpm
20 mm 318 637 796 955 1114 2387 3183 6366
25 mm 255 509 637 764 891 1910 2546 5096
32 mm 199 398 497 597 696 1492 1989 3979
40 mm 159 318 398 477 557 1194 1592 3183
50 mm 127 255 318 382 446 955 1273 2546
63 mm 101 202 253 303 354 758 1011 2021
80 mm 80 159 199 239 279 597 796 1592
100 mm 64 127 159 191 223 477 637 1273
125 mm 51 102 127 153 178 382 509 1019
160 mm 40 80 99 119 139 298 398 796
200 mm 32 64 80 95 111 239 318 637
250 mm 25 51 64 76 89 191 255 509
315 mm 20 40 51 61 71 152 202 404

 

Surface Roughness
Ra Rz ISO Ra Inch Ry N DIN 3141
0,025 0,4 1 0,63 N1 VVVV
0,05 0,63 2 1 N2 VVVV
0,1 1 4 1,6 N3 VVVV
0,2 2,5 8 4 N4 VVV
0,4 4 16 6,3 N5 VVV
0,8 6,3 32 10 N6 VVV
1,6 10 63 16 N7 VVV
16 25
3,2 16 125 25 N8 VV
25 40
6,3 25 250 - N9 VV
40
63 V
12,5 63 500 - N10 V
100
25 100 1000 - N11 V
100
50 250 2000 - N12 V

 

Tolerances for inside diameter and outside diameter of circular saw blades
Inside Diameter (mm) Tolerance H6 Tolerance H7 Tolerance H8
1 mm till 3 mm +6
0
+10
0
+14
0
3 mm till 6 mm +8
0
+12
0
+18
0
6 mm till 10 mm +9
0
+15
0
+22
0
10 mm till 18 mm +11
0
+18
0
+27
0
18 mm till 30 mm +13
0
+21
0
+33
0
30 mm till 50 mm +16
0
+25
0
+39
0
50 mm till 80 mm +19
0
+30
0
+46
0
80 mm till 120 mm +22
0
+35
0
+54
0
120 mm till 180 mm +25
0
+40
0
+63
0

 

Tolerances for outside diameter of saw blades
Outside Diameter (mm) Tolerance JS 15 Tolerance JS 16
1 mm till 3 mm ± 0,2 ± 0,3
3 mm till 6 mm ± 0,24 ± 0,375
6 mm till 10 mm ± 0,29 ± 0,45
10 mm till 18 mm ± 0,35 ± 0,505
18 mm till 30 mm ± 0,42 ± 0,65
30 mm till 50 mm ± 0,5 ± 0,8
50 mm till 80 mm ± 0,6 ± 0,95
80 mm till 120 mm ± 0,7 ± 1,1
120 mm till 180 mm ± 0,8 ± 1,25
180 mm till 250 mm ± 0,925 ± 1,45
250 mm till 315 mm ± 1,05 ± 1,6
315 mm till 400 mm ± 1,15 ± 1,8
400 mm till 500 mm ± 1,25 ± 2

Tombol-tombol ini akan mendukung dan merekomendasikan situs kami kepada pengguna Internet lainnya. Terima kasih.

Czech Republic
Hlavní 438, Zborovice, 768 32

Phone: +420 573 369 286

Email:

Web Design Studio Taox juga penulis situs Web

These pages store cookies to help them function properly. By using our services you agree to use them. About cookies I UNDERSTAND